Tuhan dan KPK:

Wk. Ketua Komisi III DPR-RI
Nasir Djamil: KPK Bakal Dilaknat Tuhan, Jika Mega Korupsi Tak Diselesaikan
Minggu, 1 Jan 2012 04:19 WIB

JAKARTA, RIMANEWS - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Nasir Djamil berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat menjadi pemimpin dalam hal pencegahan dan penindakan korupsi di Indonesia di 2012. "Kalau saya berharap KPK bisa membangun sistem yang anti-korupsi. Sehingga dana untuk kesejahteraan masyarakat bisa diselamatkan secara signifikan dan dalam jumlah yang besar," katanya melalui pesan singkat kepada Republika, Ahad (1/1).

Menurutnya, Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur Negara serta reformasi publik harus menjadikan etika publik sebagai ruh dalam organisasi pelayanan publik. Apalagi, selama ini kolusi untuk mendapatkan komisi dianggap marak terjadi karena etika pubik tidak hadir di semua cabang kekuasaan.

Pemerintah dan unsur kekuasaan pun dianggap sengaja membiarkan konidisi ini untuk mengisi pundi-pundi uang. "SBY (Susilo Bambang Yudhoyono-red jangan suka obral perpres ataupun inpres terkait pemberantasan korupsi. Rakyat ingin negeri ini hadir dan memberikan bukti bahwa pemerintah melindungi dan mensejahterakan rakyat," papar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Terkait penanganan berbagai kasus korupsi yang hingga kini belum tuntas, menurutnya, DPR sudah meminta kepada pimpinan KPK jilid tiga untuk mengusut dan menuntaskannya. Termasuk kasus-kasus megakorupsi baik yang baru maupun yang lama. "Kalau tidak selesai, seluruh pimpinan KPK jilid III akan dilaknat Tuhan," tegas dia.

Abraham Janji Seperti Rasulullah
Jumat, 16 Desember 2011 | 16:11 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad berjanji akan menjalankan peranan pimpinan KPK seperti Rasulullah SAW. "Jangankan teman, saudara pun kalau salah kita hukum, saudara kandung ya," kata Abraham saat menjawab pertanyaan tentang keberaniannya menindak oknum KPK yang terlibat korupsi, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (16/12/2011).

Begitu juga terhadap anggota keluarganya sendiri, Abraham berjanji tidak akan tebang pilih jika terbukti melakukan kejahatan korupsi. "Rasulullah pernah berkata, seandainya saja anak ku Fatimah Zahra mencuri, maka dia akan ku potong tangannya. Disiksa saja kita maksudkan," imbuhnya.

Abraham menjabat pimpinan KPK didampingi empat wakilnya yakni Bambang Widjojanto, Adnan Pandu Praja, Zulkarnain, dan Busyro Muqoddas. Dia menjanjikan akan menyelesaikan kasus-kasus korupsi besar yang telah ditinggalkan empat pimpinan KPK sebelumnya. Termasuk penuntasan kasus M Nazaruddin dan pihak lainnya yang diduga turut terlibat. "Kalau ada alat buktinya kita akan lanjutkan, tidak ada alasan untuk memetieskan atau menyembunyikan orang-orang yang terlibat. Enggak ada alasan," kata dia.
http://nasional.inilah.com/read/deta...rti-rasulullah

-----------------

INDONESIA itu memang sangat unik. Negeri ini adalah negeri dimana orang muslim paling banyak terdapat di dunia; Indonesia juga dikenal sebagai negeri yang memiliki penghapal al-Qur'annya paling banyak di dunia; Negeri yang Ulama dan Ponpesnya paling banyak di dunia; Orang yang pergi hajinya dan umrohnya paling banyak di dunia; Negeri yang mesjidnya paling banyak di dunia; Tapi karena Tuhan itu memang adil, Yang senantiasa menciptakan segala sesuatu dalam keseimbangan agar tetap terjadi harmoni. Maka Dia ciptakan pula keseimbangan dari sisi buruknya: Koruptornya paling banyak di dunia, baik jumlah maupun nilai duit yang digelapkan; Negara yang paling banyak penjaranya dan juga penghuninya; Negara yang terkenal harga manusianya sangat murah, misalnya saja korban kecelakaan tahun 2010 saja mencapai 31 ribu jiwa. Dan, ini yang terkadang sangat menyakitkan, negeri ini banyak dikirimi Pemimpin yang idiot ketimbang yang cerdas dan waras! ... :D

doyanaisha 02 Jan, 2012

Mr. X 02 Jan, 2012
-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2012/01/tuhan-dan-kpk.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com


lintasberita
Jangan Lupa di Share yaaa... !!!! Klik tombol dibawah ini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar:

Poskan Komentar