Burhan : Usai Tertangkap, Santi Dipukuli Petugas Polrestabes Surabaya

Burhan : Usai Tertangkap, Santi Dipukuli Petugas Polrestabes Surabaya

suaramandiri.com (Surabaya) - Ratu penipuan CPNS Elizabeth Susanti alias Santi yang merugikan korbannya hingga 13 Miliar tidak hanya terancam ditambah hukuman kurungannya karena kabur dari Kejaksaan Negeri Surabaya, 12 Desember 2011, tapi juga harus merasakan bogem mentah dari petugas Polrestabes Surabaya yang menangkapnya.

"Setelah ditangkap di cafe hotel Mulia, Santi dibawa ke apartemen oleh petugas untuk diinterogasi. Disitulah Santi dipukul dan ditampar oleh polisi, bahkan saya ikut dituduh telah berbuat mesum dengan Santi," ucap Burhan Hasibuan, SH yang mengaku pengacara dari korban penipuan Santi, Jumat (23/12/2011).

Burhan Hasibuan yang pada saat penangkapan Santi kepergok sedang mengadakan pertemuan dengan ratu tipu itu, Rabu (21/12/2011) ikut kena kecrek (borgol) petugas Polretabes Surabaya karena diduga berkomunikasi dan ikut menyembunyikan buronan.

"Saya tidak terima dan akan mengadukan penangkapan dan pemborgolan saya ke Peradi," ucapnya sewaku ditemui suaramandiri.com, Jumat (23/12/2011) di kantor pengacara HDW di kawasan Dukuh Menanggal.

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti sampai saat ini belum memberikan keterangan terkait insiden pemukulan Santi seperti yang diutarakan Burhan Hasibuan, SH. Yudha

http://www.suaramandiri.com/index.ph...asi&Itemid=114

Burhan Hasibuan Tuding Polisi dan Jaksa Terlibat Skenario Kaburnya Santi

suaramandiri.com (Surabaya) - Merasa dijadikan kambing hitam terkait kaburnya Elizabeth Susanti alias Santi dari Kejaksaan Negeri Surabaya sebab disangka menyembunyikan buronan membuat Burhan Hasibuan, SH berang. Advokat yang sempat merasakan dikecrek alias diborgol ini, karena kepergok sedang bersamaan dengan Santi di cafe hotel Mulia balik menuding pihak kepolisian dan kejaksaan.

"Santi dengan tidak pakai baju tahanan keluar dari Kejari tanpa dikawal. Dengan Santi keluar, dugaan saya memang sudah ada unsur pembiaran atau sudah ada skenario. Santi lari karena disebabkan keteledoran jaksa dan polisi, dua meter saja Santi keluar dari kejaksaan itu sudah merupakan tanggung jawab Jaksa dan Hakim. Baru setelah banyaknya tekanan, mereka (kepolisian dan kejaksaan, red) keluar dari skenario dan berusaha mencarinya. Banyolan lawas," tulisnya melalui pesan singkat ke suaramandiri.com, Minggu (25/12/2011).

Burhan Hasibuan yang mengaku kuasa hukum dari korban penipuan Santi menuntut pihak kepolisian berani memeriksa anggotanya dan jaksa yang menangani perkara Santi.

"Jaksa atau polisi harus bertanggung jawab secara kedinasan maupun hukum sesuai pasal 426 KUHP Ayat 1 dan 2," tegasnya. Yudha

http://www.suaramandiri.com/index.ph...asi&Itemid=114

Ani SBY dan Sejumlah Tokoh Politik Dikabarkan Transfer Duit ke Hartoyo

suaramandiri.com (Surabaya) Tertangkapnya ratu penipuan, Elizabeth Susanti alias Santi setelah kabur dari Kejaksaan Negeri Surabaya banyak menyimpan cerita menyeret keterlibatan nama pejabat atau tokoh politik nasional yang kebenarannya masih menjadi misteri. Setelah menulis testimoni, Santi juga membeberkan sejumlah informasi adanya aliran dana puluhan hingga ratusan juta rupiah yang mengalir ke rekening Hartoyo, ketua OKK DPD Partai Demokrat Jatim.

Copy data yang didapat suaramandiri.com dari Burhan Hasibuan, SH (23/12/2011) yang mengaku kuasa hukum dari korban penipuan Santi memuat informasi adanya aliran dana via transfer pada tahun 2011 ke rekening BCA dan BNI milik Hartoyo senilai total Rp. 845 juta.

Aliran dana itu berasal dari Erlan atau Riyanto Rp. 150 juta, Purwoko Rp. 50 juta, Ani SBY Rp. 20 juta, Wiranto Rp. 200 juta, Anans Urbaningrum Rp. 100 juta, Sutiyoso Rp. 50 juta, DR. Rasiyo Rp. 175 juta, Soekarwo Rp. 50 juta, dan Sapelan Yusuf Rp. 50 juta. Yudha

http://www.suaramandiri.com/index.ph...178%3Aheadline

Ketua OKK DPD Partai Demokrat Jatim Disinyalir Dapat Harta Miliaran Rupiah dari Santi


suaramandiri.com (Surabaya) - Hartoyo, Ketua OKK DPD Partai Demokrat Jatim tidak hanya disebut Elizabeth Susanti sebagai aktor intelektual kaburnya dirinya dari Kejaksaan Negeri Surabaya, tapi juga ikut dikabarkan telah mendapatkan limpahan harta benda dan kucuran duit dari sang ratu CPNS itu.

Burhan Hasibuan, SH yang mengaku kuasa hukum korban penipuan Santi kepada suaramandiri.com sewaktu wawancara di kawasan Dukuh Menanggal, Jujmat (23/12/11) bercerita bila Hartoyo telah menikah siri dengan Santi pada salah satu hotel bintang lima di Surabaya. Tidak hanya itu, pengacara yang sempat kena kecrek alias borgol karena kedapatan sedang bersama dengan Santi sewaktu penangkapan, menyodorkan selembar kertas berisi rincian harta benda yang diberikan ratu tipu CPNS itu ke Hartoyo yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Harta benda yang diduga diberikan Santi ke Hartoyo yaitu satu buah Honda Jazz (175 juta), rumah di Gresik Kota Baru (650 juta), Kijang L9X (35 juta), sebidang tanah di Pare Kediri (300 juta), deposito di Bank BNI (3,3 Miliar), rumah di Istana Dieng (350 juta), Ruko di Mangga Besar, Jakarta (600 juta), jam tangan Rolex berlian (75 juta), cincin berlian dua buah (50 juta) dan sebidang sawah di Mojokerto (500 juta).

Sampai berita ini diturunkan Hartoyo, Ketua OKK Partai Demokrat Jatim belum dapat dikonfirmasi, sebab setelah adanya 'nyanyian' Santi menuding keterlibatannya dalam proses perekrutan CPNS abal-abal hingga dalang pelarian, yang bersangkutan langsung susah untuk ditemui dan dihubungi. Yudha

http://www.suaramandiri.com/index.ph...178%3Aheadline

anan_purple 30 Dec, 2011

Mr. X 30 Dec, 2011
-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2011/12/burhan-usai-tertangkap-santi-dipukuli.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com


lintasberita
Jangan Lupa di Share yaaa... !!!! Klik tombol dibawah ini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar:

Poskan Komentar